Teguh dalam Iman, Tuntas dalam Iptek, Tegak Menatap Masa Depan
Lenteng, 21/08/2026- Program Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (SIKAP) SMA Negeri 1 Lenteng, Kabupaten Sumenep, terus dikembangkan. Setelah sebelumnya fokus pada budidaya sayuran dan sistem hidroponik, program unggulan tersebut kini merambah sektor peternakan, khususnya pengembangan ayam kampung.Koordinator Divisi SIKAP Peternakan SMA Negeri 1 Lenteng, Frengky Yudis Prasetyo, M.Pd, mengatakan pihaknya akan mengembangkan peternakan unggas dengan memilih Ayam Kampung Unggul Balitbang (KUB) yang saat ini cukup diminati dan memiliki prospek pengembangan yang baik.Tidak hanya pembibitan dan pemeliharaan ayam, tim SIKAP juga berencana mengembangkan pakan alternatif untuk menekan biaya produksi. Salah satu inovasi yang akan dicoba adalah budidaya maggot yang dinilai lebih murah sekaligus memiliki kandungan nutrisi yang baik sebagai bahan pakan ternak.
"Kita sudah membentuk tim SIKAP per divisi yang diisi siswa dan beberapa orang guru pembimbing. Harapan ke depan siswa memiliki kesadaran dan keterampilan dalam berkebun dan beternak, sehingga bermakna bagi kehidupan mereka kelak," kata Frengky.
Alumni STKIP PGRI Sumenep tersebut menambahkan, keterlibatan siswa secara langsung dalam setiap divisi SIKAP diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran berbasis praktik. Dengan demikian, siswa dapat memahami proses produksi pangan sekaligus memiliki keterampilan yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Lenteng, Firdausi, S.Pd., M.Pd, menegaskan pihak sekolah akan terus memacu program SIKAP sebagai salah satu prioritas unggulan sekolah. Menurutnya, SMA Negeri 1 Lenteng memiliki potensi lahan yang cukup luas sehingga dapat dimanfaatkan dan direkayasa untuk berbagai kegiatan ketahanan pangan. Pengembangan program tidak hanya terbatas pada tanaman sayuran dan peternakan ayam, tetapi terbuka kemungkinan untuk dikembangkan ke sektor perikanan.
"Sekolah ini cukup memiliki banyak lahan yang dapat direkayasa menjadi program SIKAP, baik tanaman sayuran, peternakan ayam, dan mungkin perikanan," pungkas mantan Waka Kurikulum SMA Negeri 2 Sumenep tersebut.
Dengan pengembangan lintas sektor tersebut, SIKAP diharapkan menjadi laboratorium pembelajaran nyata bagi siswa SMA Negeri 1 Lenteng. Selain mendukung ketahanan pangan di lingkungan sekolah, program ini juga diarahkan untuk membangun karakter, kemandirian, kreativitas, serta keterampilan siswa dalam mengelola potensi pangan secara berkelanjutan. (mam/admin)
Komentar (0)