Detail Berita

Beranda / Berita / Detail Berita

SIKAP : SMATULEN Perluas Area dan Pembibitan

Kamis, 29 Januari 2026 21:14 WIB 0 Komentar 7

Lenteng, 29/01/2026- SMA Negeri 1 Lenteng Kabupaten Sumenep, sebagai salah satu sekolah yang turut ambil bagian dalam pencanangan program inovasi ketahanan pangan yang digagas oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, 25 Januari lalu, kini terus mengembangkan area tanam. Sebanyak 60 siswa kelas X/E-1 dan XII F-1 secara bergantian melakukan penyiraman bibit yang ditanam akhir pekan lalu (25/01) di area Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan, tepat di sebelah barat ruang perpustakaan SMA Negeri 1 Lenteng.

Selain penyiraman pada tanaman yang ditanam sejak akhri pekan lalu, siswa juga melakukan penyemaian bibit sayuran kacang panjang. Menurut wali kelas E-2, Yanie Sufiana,ST, penyiraman dilakukan tiap hari dengan bergantian tiap kelas saat istirahat ke-2.

"Sambil menunggu jadwal yang dibuat sekolah, sementara ini anak-anak menyiram saat istirahat ke-2 yakni sekitar duhur. Jadi anak-anak tiap kelas bertanggung jawab pada penyiraman semua area tanaman, nanti keesokan harinya ganti kelas yang lain,"jelasnya.

Tanaman setelah beberapa hari pasca peluncuran oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah kelihatan segar dan hidup, "Makanya, untuk itu ini perlu terus dilakukan penyiraman secara konsisten dengan melibatkan seluruh siswa. Karena kalau dibiarkan bisa layu dan mati, eman kita sudah bekerja sama dengan OISCA dalam pengadaan bibit sayuran ini," lanjut mantan guru SMPN 1 Arjasa Kangean ini.

Sementara itu, untuk lebih mengembangkan program, siswa kelas XII F-1 hari ini (29/01) melakukan penyemaian bibit lagi, yakni sayuran kacang panjang. Menurut Ibu Aviatus Solichah,  area semai pada saat peluncuran, sebanyak 50 polybag telah tumbuh semua dan tinggal pemeliharaan.

"pengembangan area tanam dan penyemaian bibit baru ini diharapkan dapat berhasil sampai masa panen, tentu warga sekolah harus ikut andil dalam program ini," tandas guru biologi ini.

Ia juga menambahkan, setelah cukup besar dan berdaun cukup banyak, selanjutnya adalah pemupukan, dengan memanfaatkan full pupuk organik yang anak-anak buat sendiri beberapa bulan lalu (mam/admin)


Bagikan ke:

Apa Reaksi Anda?

0


Komentar (0)

Tambah Komentar

Agenda Terbaru
Prestasi Terbaru